Makan di Captain Hood, Bawa Khas Indonesia dalam Kemasan Global

Hai, teman-teman!

Akhirnya setelah seminggu dari postingan terakhir, dan juga ulang tahun kemarin, aku punya waktu luang sehari buat menikmati jalan-jalan keliling Surabaya. Tapi karena lagi mager mau kemana dan juga jamnya terbatas, aku memutuskan pergi sendirian menikmati status jomblo ke Captain Hood yang restorannya baru buka di Surabaya dan kemarin di instastories kan mulu sama Mas Adien Gunarta , senior aku di Ilmu Komunikasi Unair. 

Mengusung konsep Indonesia banget, Captain Hood merupakan brand yang dilahirkan oleh Mannara Group, sebuah kolaborasi 17 pemilik restoran dan kafe di Indonesia. Menyampingkan kompetisi, ke 17 pemilik ini sepakat membuat restoran yang tak hanya mengenalkan ayam dan ikan, varian favorit orang Indonesia ke bentuk yang lebih global, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya makan ikan dan juga pendidikan melalui pemberian hadiah paket makanan anak-anak yang biasanya mainan diganti menjadi alat tulis. 17 pemilik tersebut diantaranya, Innico Wirawan Sjahandi (Igor's Pastry), Darma Santoso (My Kopi-O Group), Hari Subagio (Ken-Ken Bigul), Harijadi Surja (Kahyangan Group), Handojo Lesmana (Bentoya), Stephen Walla (Ria Resto & Jamu Iboe), Go Sudarto Yudi (Mahameru Restaurant), Daniel Indrapribadi (Restaurant Auditor), Andre Soenjoto (de Boliva), Tatang Widjaja (Cacayo), Handoyo Soedargo (X.O Group), Erwin G. Wijaya (Kabinet Coffee), Yusuf D. Lindra (Warung Leko), Eric Minarto (Porong Wei), Hendy Setiono (Kebab Turki Baba Rafi), Julius Putranto Komang (Suteki Sushi dan Penyetan Cok), dan Thomas Bobby (Pukis Banyumas). 

Lokasi Captain Hood sendiri di Surabaya mengambil tempat di Jl. Raya Gubeng No.66, Gubeng, Kota SBY, Jawa Timur dekat dari Siloam Hospital Surabaya. Untuk persisnya, teman-teman mungkin pernah tahu tempat de Boliva restaurant di Gubeng sekarang menjadi tempat Captain Hood. 

Berhubung aku lupa motret penampakan luar Captain Hood, berikut penampakan dalamnya Captain Hood yang mengusung warna kuning dan biru.





Untuk menunya sendiri, teman-teman bisa cek di Pergi Kuliner . Kemarin pas kesana, aku memesan ikan dori, nasi, dan es lidah buaya. Karena dapat bonus-an telkomsel, aku juga dapat pasta rendang dan air mineral, begini penampakannya, 
Menu pesananku yang terdiri dari es lidah buaya, nasi, dan ikan dori, kebetulan ga begitu suka saus kecuali saus keju hehe..

Pasta Rendang dan Air Mineral hasil bonusan Telkomsel. Terimakasih operator kesayangan akuuu...


Untuk menunya sendiri, lumayan enak dan sangat Indonesia banget karena ada pilihan sambal matah dan bumbu rendang, yang pernah diadaptasi oleh restoran cepat saji asing tetapi ga begitu sesuai dengan lidah aku, tapi Captain Hood berhasil membawa cita rasa pasta rendang tidak terlalu pedas dan greasy di lidah aku. Aku suka banget pilihan minumnya ada Jamoe Ibu dimana favorit aku es lidah buaya nya menyegarkan. Untuk ukuran restoran cepat saji Indonesia,Captain Hood merupakan new rising star dalam beberapa bulan sejak peresmiannya. 

Layanan Captain Hood tak hanya makan di tempat atau di bungkus loh. Kamu bisa adain acara teman-teman mulai dari kumpul sama teman-teman, rapat, hingga ulang tahun di Captain Hood loh, harga menunya bervariasi tergantung budget teman-teman. 

Nah, mumpung weekend, yuk cobain makan di Captain Hood ya, rasakan sensasi khas Indonesia dalam kemasan lebih global. 











Komentar

  1. Pengen dong ditraktir mbak hanna hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. pas masuk kuliah ya, lagi ada promo student nih bisa kita coba ya, Nizam :)

      Hapus

Posting Komentar